Pages - Menu

Jumat, 19 Juli 2013

Tak Berujung


 Matahari kembali menerangi jagat raya, pertanda hari sudah mulai pagi. Aku masih bermalas-malasan di ranjang kesayanganku dan sambil mengeluarkan uapan panjang. Setelah itu aku bangun dan kepalku terasa pusing tujuh keliling,aku berkaca kulihat wajahku tampak tak seperti biasanya,agak layu.Tiba tiba
"Re...Bangun"Teriak Ibu dari arah dapur
"Iya aku sudah bangun"Sahutku
Segeraku beranjak ke kamar mandi dan membersihkan diri.Aku Rere Agustin siswi SMK Pelangi Jingga aku duduk di bangku kelas II jurusan Multimedia. Jarak antara rumah dan sekolahku bisa dibilang cukup dekat, sekitar 1,2 km.
Seperti biasa aku pergi ke sekolah dengan jalan kaki, sesampai disana bel pelajaran pertama berdering, aku bergegas lari menuju kelas. Untung saja gurunya belum datang. Aku menghampiri teman sebangkuku dengan nafas ngos ngosan.
"Tumben datang terlambat?"Tanya Ayu
"Hehehe...Aku bangunnya kesiangan!" Jawabku
Hhhuuuuhhhh....Pelajaran pertama kimia,pelajaran ini terkenal sangat sulit.Males banget kalau pas pelajaran ini.Oh ya sampai lupa teman sebangkuku namanya Nindya Ayu biasanya sih dipanggil Ayu.
Selama jam pelajaran berlangsung aku mengikutinya dengan bosan, bukan bosan pada guru menjelaskan melainkan bosan karena aku gak bisa bisa ngerjainnya.
"Duuhhh.....!" Kataku
"Kenapa Re....?" Tanya Ayu
"Gak papa...Sekarang jam berapa?" Tanyaku balik
"Jam delapan lebih seperempat..."
"Akhirnya pelajaran habis juga.."
"Hehehe....."

Kringgggggg...Pelajaran jam pertama habis saatnya beralih ke pelajaran kedua. Jam kedua pelajaran agama,tapi gurunya berhalangan hadir terpaksa pelajaran jam kedua kosong. Saat jam kosong aku memanfaatkannya untuk menulis cerpen sambil mendengarkan mp3. 
Disaat asyiknya aku menulis cerpen, Ayu digoda oleh salah satu teman laki laki (ya jelaslah teman laki laki masak iya teman perempuan kan gak mungkin) tapi aku hanya memperhatikannya dengan jutek (alias gak mau tau).
"Duuhhh....."Kataku
Aku hanya memperhatikan sambil tersenyum sedikit.Tiba tiba kepalaku kumat,sakit yang tak tertahan melandaku. Dengan sigab kuletakkan kepalaku dimeja dan menghentika kegiatanku. Disamping itu Ayu masih digoda oleh jin jin nakal.
"Duhhh gak bisa diam ya?"Tanyaku
"gak bisa..."Jawab jin itu
Aku merasa sebal dan rasanya ingin marah,tapi buat apa itu semua tidaklah penting.Sakit dikepalaku bagaikan dijatuhi batu bata dari menara Eifel,sakit banget....
Saking sakitnya kepalaku sampai sampai bel istirahat tak terdengar,Ayu menepuk nepuk bahuku.Aku bangun dengan wajah yang berantakan.
"Re nggak kekantin?" Tanya Ayu
"Nggak..." Jawabku sambil meletakkan kepalaku kembali dimeja.
"Kenapa..?"Tanya Ayu lagi
"Kamu nggak ngerti kepalaku serasa ada lima" Jawabku sambil mengangkat kepalaku dan memandang Ayu
"Ya sudah.." Jawab Ayu
Sepertinya Ayu mengerti keadaanku hingga dia memutuskan untuk diam.Bel pulang berdering saat saat yang kutunggu,dengan cepat kubereskan buku buku dan bersiap untuk pulang,setelah berdoa segeraku lari keluar kelas.Dan tak sengaja aku menyenggol pundak seorang laki laki dengan keras.
"Hei hati hati kalau jalan"Kata cowok itu
Segera kumenghentikan langkahku dan menoleh kearahnya,,Ternyta yang kutabrak teman sekelasku sendiri,dia anak baru yang baru masuk kemarin disekolahku,namanya Alfan.Lengkapnya Alfan Adi Pratama.
Kuurungkan niatku untuk meminta maaf padanya,karena sejak pertama bertemu dengannya aku ill feel banget dengannya,mukanya ituloh minta dihajar aja.
"Terserah aku dong.." Jawabku
"Dasar sudah slah nggak mau minta maaf"Jawab Alfan
Aku tak menghiraukan omongan Alfan,aku tetap jalan dengan santai.Ya..Aku berangkat dan pulang selalu jalan kaki,sendirian lagi serasa gak punya teman,memang sepertinya aku nggak punya teman.
"Ttiinntt tint tint...."
Suara bel motor mengagetkanku "Bel motor siapa sih?"Tanyaku
"Hei..Orang yang gak bertanggung jawab!"
seseorang memanggilku dengan sebutan aneh "Siapa sih"
"hei Rere orang yang gak bertanggung jawab" kata Alfan
aku sejenak berhenti dan menoleh ke arah suara tersebut "Oh jadi bel motor kamu yang ganggu,terus kamu yang panggil aku dengan sebutan aneh!"
"Iya kenapa.."jawab Alfan santai
"Emang iyaa kan kamu gak bertanggung jawab!." kata Alfan
"Enak saja kalau ngomong, apa buktinya!".
"Kamu tadi menabrak aku dan kamu tidak mau minta maaf!"
"Itu bukan salah aku, kamu aja jalan gak pakai mata," jawabku judes.
"Kamu kali.., jalan gak liat - liat, malah nyalain orang!" jawab Alfan
Tapi aku tak menghiraukan kata - kata Alfan, aku terus berjalan dan terus berjalan.
"Hei.. hei..!" teriak Alfan.
Aku tetap jalan dan tak memperdulikannya. Males banget aku nanggepin orang seperti dia. hiiih..Sampai di rumah aku ganti baju dan membaringkan badanku. Kepalaku masih saja pusing, kali ini rasanya mau copot, aku sampai berfikir kenapa kepalaku sebenarnya.Kenapa kepalaku tiba tiba sakit. Tak terasa waktu menunjukan jam 5 sore " Sepertinya aku hanya berbaring sebentar, kenapa waktunya cepat sekali??".
Aku bangun dan mandi, menyiapkan buku untuk besok dan mengecek pelajaran apa ada PR, setelah itu nonotn TV.Haahhhh,.. Tayangan di Tv begitu membosankan aku putuskan untuk berkeliling - keliling saja ke pulau impianku. 

Masih ada lanjutannya lhoo.. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar